Bill Gates: Sang Fenomenal

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

 

Selama berkarir di Microsoft, dia menjabat sebagai CEO merangkap sebagai pimpinan tim arsitek software. Dia juga pemilik saham individual terbesar yaitu sebesar 8% kepemilikan. Survey World’s Billionaires menempatkan Gates sebagai orang terkaya nomor satu didunia pada tahun 1995-2006, dengan total kekayaan hampir 56 milyar dollar AS. Ketika kekayaan keluarganya digabungkan, keluarga Gates menempati posisi kedua terkaya dibawah keluarga Walton, pewaris pendiri Walmart, Sam Walton. Pada bulan Juli 2007, majalah Fortune melaporkan kekayaan seseorang yang melebihi Bill Gates asal Meksiko yang bernama Carlos Slim.

Majalah Forbes tetap menempatkan Slim di nomor dua dibawah Gates sebagai orang terkaya didunia. Forbes sepertinya tidak mau menghitung ulang kekayaan Slim hingga tahun depan.

Gates juga dikenal sebagai pengusaha terbaik dibidang revolusi komputer rumahan atau yang lebih dikenal sebagai PC. Dunia melihat taktik bisnisnya yang anti kompetitif yang dapat dilihat diberbagai bidang perusahaannya. Dalam mengumpulkan kekayaannya, Gates merupakan penyumbang untuk kemanusiaan terbesar, mondonasikan dananya yang sangat besar untuk organisasi amal dan program riset ilmiah yang berdiri pada tahun 2000 yang bernama Bill & Melinda Gates Foundation.

 

Kehidupan Masa Awal

 

William Henry Gates III dilahirkan pada tanggal 28 Oktober 1955 di Seattle, Washington yang merupakan anak dari pasangan William H. Gates, Jr. (now Sr.) and Mary Maxwell Gates. Cukup beruntung memang, dia berasal dari keluarga kaya, ayahnya merupakan pengacara terkemuka dan ibunya adalah seorang dewan direktur First Interstate Bank and the United Way. Ayah ibunya, J. W. Maxwell adalah seorang Presiden Bank lokal. Gates mempunyai seorang kakak perempuan yang bernama Kristi (Kristianne) dan juga seorang adik perempuan yang bernama Libby. Dia merupakan pemakai nama Gates keempat dalam urutan keluarga, tapi lebih dikenal sebagai William Gates III atau “Trey” karena ayahnya tidak mendapat gelar “III” karena suatu hal. Beberapa penulis yakin bahwa Maxwel telah menyiapkan dana jutaan dollar untuk Gates. Seorang penulis biografi yang mewawancarai Gates dan orangtuanya menemukan bahwa tidak adanya fakta-fakta yang mendukung dugaan tentang “fiksi” seputar kekayaan Gates. Gates menemukan cerita palsu itu pada tahun 1994.

 

Gates cukup berprestasi disekolahnya terutama mata pelajaran IPA dan Matematika. Pada usia 13 tahun dia masuk Lakeside School, sebuah SMP eksklusif di kota Seatle. Ketika dia kelas delapan, seorang guru disekolahnya membawa teletip bekas merk ASR-33 dan sebuah blok komputer General Electric. Gates sangat tertarik dengan bahasa Basic dari General Electric. Dia menyukai program komputer itu daripada pelajaran matematika yang selama ini dia tekuni. Setelah organisasi penggalangan dana Mothers Club merasa lelah dengan sistem komputer mereka, maka Gates dan murid-murid lain mencari sistem yang lebih baik, seperti mini komputer DEC PDP. Satu dari sistem itu bernama PDP-10 yang dikembangkan bersama Computer Center Corporation, sebuah proyek yang dikerjakan bersama murid sekolah Lakeside.

 

Sekumpulan anak nakal dari sekolah Lakeside (Gates, Paul Allen, Ric Weiland, dan Kent Evans) ditawarkan untuk mengembangkan software CCC. Daripada menggunakan sistem via teletype, Gates pergi kekantor CCC dan belajar tentang sumber kode dari berbagai macam program yang dijalankan oleh sistem, tidak hanya BASIC, tapi juga Fortran, LISP dan bahasa program lain yang terbaik pada waktu itu. Rencana dengan CCC berlanjut hingga tahun 1970, ketika ia keluar dari bisnis itu. Beberapa tahun berikutnya, Information Sciences Inc merekrut murid-murid Lakeside untuk membuat program penggajian (Payroll) dengan bahasa COBOL, dan untuk itu mereka diberikan komputer dan juga sejumlah uang. Saat umur 14 tahun, Gates bergabung dengan Allen, mendirikan Traf-O-Data, sebuah layanan sistem antrian yang menggunakan Prosesor Intel 8008. Pada tahun pertama ia memulai usaha ia sudah mendapatkan $20.000, dan meski demikian, pada tahun-tahun berikutnya usahanya berjalan lambat.

 

Selagi masih muda, Bill Gates pernah mengikuti ujian pemrograman Boy Scouts of America dan ia mendapat ranking ke-2 terbaik pada waktu itu. Score tertinggi kala itu didapatkan oleh Life Scout. Beberapa waktu kemudian Gates mengikuti ujian SAT dan mendapat score 1590. Selanjutnya dia kuliah di Harvard dan mendapat gelar sarjana muda pada waktu itu. Saat lulus dia sama sekali tidak mengerti tentang Studi Perencanaan. Ketika di Harvard, dia bertemu dengan rekan bisnisnya dulu yang bernama Steve Ballmer, yang nantinya dia akan menjadi CEO di Microsoft. Pada waktu yang sama Gates membuat dan mempublikasikan program algoritma atas referensi Christos Papadimitriou.

 

Gates menikah dengan Melinda French dari Dallas, Texas pada tanggal 1 January 1994. Mereka dikarunia tiga orang anak : Jennifer Katharine Gates (lahir pada tahun 1996), Rory John Gates (1999) dan Phoebe Adele Gates (2002). Rumah Gates termasuk salah satu rumah termahal didunia dan termodern pada abad ke-21, yang terletak di daerah perbukitan di Lake Washington di Medina, Washington. Berdasar survei dari King County, total nilai tanah dan bangunan rumah Bill Gates adalah US $125 juta dan pajak yang dibayar Gates atas rumahnya itu adalah hampir $ 1 juta. Saat membeli perusahaan Codex Leicester, Gates membeli lukisan Leonardo da Vinci yang dibeli seharga $30,8 juta pada sebuah pelelangan.

 

Saat Email Gates dipublikasikan, dia mendapatkan 4 juta email pada tahun 2004, yang kebanyakan adalah Spam. Dia pernah berkomentar tentang Email sampah : “menawarkan diri saya keluar dari hutang atau cara cepat untuk jadi kaya”, yang “sangat mengganggu aktifitas saya”.

 

Kekayaan dan Investasi

 

Pada tahun 1999, kekayaan Gates mencapai lebih dari 100 milyar dollar dan setelah mengetahui hal itu media menyebutnya sebagai seorang “centibillionaire”. Pada tahun 2000 nilai saham Microsoft turun akibat efek dot-com yang melanda AS. Meski demikian Gates tetap menyumbang dana milyaran dollar ke organisasi amal. Pada tahun 2006, dalam sebuah interview Gates mengatakan bahwa ia sebenarnya tidak mau menjadi orang yang terkaya didunia, sebuah pertanda ada ketidaksukaannya terhadap julukan itu. Tanggal 3 Juli 2007, seorang reporter keuangan Meksiko, Eduardo Garcia menyebut bahwa orang terkaya didunia saat ini bukanlah Gates melainkan tokoh terkemuka bisnis telekomunikasi yang bernama Carlos Slim HelĂș.

 

Gates juga memiliki sejumlah investasi diluar Microsoft, yang pada tahun 2006 memberinya tambahan penghasilan sebesar US $966.667. Ia membeli perusaahan Corbis, sebuah perusahaan cuci cetak digital foto pada tahun 1989. Pada tahun 2004, dia menjadi direktur dari perusahaan Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan investasi yang dimiliki oleh teman lamanya Warren Buffett. Buffet adalah seorang klien dari Cascade Investment Group, sebuah perusahaan penghimpun dana masyarakat yang cukup besar.

 

Pada tahun 2000, Gates dan istrinya mendirikan organisasi amal Bill & Melinda Gates Foundation. Kemurahan hati dan kedermawanan David Rockefeller memberinya inspirasi untuk mengasihi sesama. Bill Gates dan ayahnya bertemu David Rockefeller beberapa kali. Mereka banyak berbicara tentang masalah global didunia terutama tentang kemiskinan, penyakit, efek perang dsb.

 

Badan amal yang didirikannya memberikan sejumlah dana beasiswa bagi kelompok masyarakat miskin, penanggulangan AIDS, dll. Pada tahun 2000, Gates menyumbang $210 juta bagi program beasiswa Gates Cambridge Scholarships di University of Cambridge. Badan amal itu juga memberikan dana $ 7 milyar untuk berbagai masalah kemanusiaan , termasuk didalamnya $ 1 milyar untuk badan United Negro College Fund. Dalam sebuah artikel di majalah Forbes pada tahun 2004, Gates menyumbang 29 milyar dollar AS untuk dana kemanusiaan pada tahun 2000. Kebiasaan memberi amal ini membuat hidup Gates menjadi semakin kaya.

 

Pada tahun 2006 dia mulai membatasi kepemimpinannya di Microsoft dan hanya menjadi seorang Manager Operasional. Pada bulan Juli 2008 nanti gates akan fokus pada badan amalnya, tetapi tetap menjadi pemilik Microsoft. Keputusan itu diambilnya karena pengaruh Buffet juga. Baru-baru ini, Buffet banyak menyumbang pada badan amal Gates Foundation sejumlah lebih dari $1,5 milyar dollar AS per tahun dalam bentuk saham.

 

Penghargaan & Julukan di masyarakat

 

Majalah Time mencantumkan nama Gates sebagai salah satu dari 100 orang berpengaruh di abad 20 pada tahun 2004-2007. Dalam majalah New Statesman dia diberi nilai 8 tentang sosok “Pahlawan saat ini”. Pada majalah Sunday Times tahun 1999, nama Gates termasuk dalam CEO tahun ini, ranking pertama dalam “Top 50 Cyber Elite” pada tahun 1998, ranking kedua dalam Upside Elite 100 pada tahun 1993 dan juga The Guardian memasukan namanya dalam “Top 100 influential people in media” pada tahun 2001.
artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)