Nak, butuh kesabaran dlm belajar, butuh kesabaran dlm bersikap baik, butuh kesabaran dlm kejujuran, butuh kesabaran dlm setiap kebaikan agar kita dapat peroleh kemenangan.”

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

Seorang anak mengeluh pada ayahnya: “aku cape, sangat cape. Aku belajar mati2an sedang temanku dgn enaknya menyontek. Aku mau menyontek sajalah!

Aku cape krn hrs terus membantu ibu, sedang teman2ku punya pembantu.

Aku cape krn hrs menabung, sedang teman2ku bisa terus jajan tanpa hrs menabung.

Aku cape krn hrs menjaga lidahku, sedang tema2nku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku cape ayah, cape menahan diri…Mereka terlihat senang! Aku ingin bersikap seperti mereka ayah!” sang anak mulai menangis.

Sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya: “nak, ayo ikut ayah.”

Mereka menyusuri jalan yg jelek, penuh duri, serangga, lumpur, dan ilalang.

“Yah, kita mau kemana? Aku tdk suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kaki-ku luka krn tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalan pun susah krn byk ilalang.. Aku benci jalan ini ayah!” anaknya terus mengeluh.

Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yg sangat indah, airnya sangat segar, ada byk kupu2, bunga2 yg cantik serta pepohonan rindang.

“Wah… Tempat apa ini ayah? Aku suka sekali dgn tempat ini!”

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah.”

“Anakku, taukah kau mengapa di sini begitu sepi pdhl amat indah?”

“Itu krn tdk byk org yg mau menyusuri jalan yg jelek itu, padahal mereka tau ada telaga di sini. Mereka  hanya kurang sabar dlm menyusuri jalan ini.

Nak, butuh kesabaran dlm belajar, butuh kesabaran dlm bersikap baik, butuh kesabaran dlm kejujuran, butuh kesabaran dlm setiap kebaikan agar kita dapat peroleh kemenangan.”

Hidup adalah perjuangan untuk mengendalikan dan mengalahkan diri. Jalani hidup ini dengan penuh kesabaran serta syukur.

artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)