Jangan mengguncang2 bayi anda

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

Khusus untuk yang punya Bayi dan atau Balita!

Oleh Chappy Hakim – 4 Mei 2009 – Dibaca 481 Kali –

 

Bagi anda yang baru saja mempunyai Bayi, saya baru saja mendapatkan informasi yang cukup serius untuk memperoleh perhatian.   Seorang teman mengirimkan informasi ini, mungkin karena tahu saya baru saja mendapatkan “cucu”, namun saya pikir ada baiknya saya teruskan kepada siapa saja yang mempunyai anak kecil untuk menjadi perhatian.   Mudah-mudahan bermanfaat adanya.   Berikut ini penjelasannya :

Tahukah Anda, beberapa tahun silam, ahli kedokteran mengidentifikasi satu jenis penyakit yang serius pada bayi, namanya “Sindrom Kematian Mendadak” . Salah satu   pemicunya ini adalah guncangan pada tubuh bayi.

Pernah melihat orangtua yang melempar-lemparkan bayinya ke udara lalu menangkapnya untuk mendengar sang bayi tertawa? Atau mengguncang- guncang bahunya keras sambil berekspresi lucu?

Cara orang dewasa mengekspresikan kekesalan pun macam-macam, dan seringkali juga melampiaskannya dengan mengguncang-guncangkan sang bayi/anak nya.
Tapi, jika Anda melakukan demikian, maka berhentilah. Dan jika melihat orang lain berbuat begitu pada bayi mereka, cegahlah, karena sangat berbahaya.

Selain itu, Rata – rata sekitar 100 bayi di Jerman setiap tahun mengalami kerusakan parah di otak karena mereka diguncang-guncang pengasuhnya, yang hampir di semua kasus, “terlalu terbebani“. Laporan mengenai angka tersebut berdasarkan sensus dari unit penyakit langka anak-anak di Jerman. Asosiasi dokter anak di Jerman memperkirakan angka bayi yang mengalami trauma akibat diguncang-guncang, sebenarnya lebih tinggi lagi.

Guncangan keras selama lima detik saja sudah cukup untuk merusak fungsi – fungsi “otak,” kata profesor Hans-Juergen Nentwich, anggota dewan direktur asosiasi tersebut.

Mengapa guncangan pada bayi bisa bermuara pada kematian?

Menurut ahli kedokteran tadi, ini dikarenakan bayi yang masih sangat muda belum bisa menahan kepalanya sendiri lantaran otot lehernya yang lemah. Akibatnya, jika bayi terguncang badannya, kepalanya akan bergoyang ke depan dan belakang. Goyangan ini yang mengakibatkan kerusakan otak serta pendarahan di dalam  dan pada permukaan otak.

Hal tersebut juga dapat menimbulkan masalah serius pada otak sang bayi, dan  mengakibatkan masalah yang berlangsung permanen, seperti:

1. kerusakan otak
2. cerebral palsy
3. kebutaan
4. epilepsi
5. kesulitan berbicara
6. kesulitan belajar
7. kesulitan koordinasi
8. serangan jantung,
9. keterbelakangan mental.

Berikut TIPS Mencegah

· Jangan pernah mengguncang bayi di bawah umur 3 tahun, dengan alasan apapun juga.

· Saat Anda menggendong bayi Anda, jangan lupa untuk selalu menyangga kepala bayi anda dengan tangan.

· Beritahukan pentingnya melindungi kepala bayi Anda kepada baby sitter atau pengasuh bayi Anda.

· Pastikan semua orang yang dekat dan sering menggendong bayi Anda tahu benar bahayanya seorang bayi jika diguncang-guncang atau digoyang.

· Jika dengan sengaja/tidak sengaja, Anda mengguncang- guncang bayi Anda, segera bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksa. Pendarahan di dalam otak hanya dapat diobati jika anda segera memberitahukan kepada dokter bahwa Anda baru saja mengguncang bayi anda. Cara ini akan menyelamatkannya.

Pada beberapa orang anak bahkan dapat menimbulkan kematian. Ini dikenal dengan shaken baby syndrome.

Kenapa berbahaya?

1. Bayi memiliki kepala lebih besar dibandingkan dengan anggota tubuh yang lain, dan otot lehernya masih lemah. Jika diguncang, kepalanya akan tersentak ke depan dan ke belakang.

2. Sentakan-sentakan itu akan mengguncangkan otak dan merusaknya.

3. Pembuluh darah kecilnya akan ikut rusak, menimbulkan pendarahan di otak dan sekitarnya, dan juga di mata bayi.

 

Risiko terbesar adalah pada bayi dibawah satu tahun, tapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di usia yang lebih besar. Yang harus diwaspadai adalah guncangan-guncangan ini dapat terjadi justru ketika kita asyik bermain dengan sang bayi.

Karenanya ada beberapa permainan dan aktivitas yang harus dihindari untuk mencegahnya, antara lain:

1. Melempar bayi ke udara

2. Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala

3. Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)

4. Memutar bayi

Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar sang bayi, seperti saudara-saudaranya, pengasuhnya, kakek-neneknya,  untuk tidak mengguncang bayi.

Nah, sekali lagi, berhati hatilah dengan bayi anda ! Take Care !

 

 

Jakarta 4 Mei 2009

Chappy Hakim.

 

artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)