Kisah sedih dari anak-anak jaman sekarang. para orang tua wajib baca ini.. jangan sor sendiri.

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)
Seorang ibu guru setelah makan malam mulai memeriksa PR yang dikerjakan oleh para siswanya. Saat itu suaminya berjalan mondar-mandir  di dekatnya dengan ponsel pintar????sambil bermain permainan favorit ya, ‘Candy Crush Saga’.
Ketika membaca catatan terakhir, ibu guru itu mulai menangis:'( dengan air mata berlinang.
Suaminya melihat hal itu dan bertanya, “Mengapa kamu menangis sayang?
Apa yang terjadi?”
Istri: “Kemarin aku memberikan pekerjaan rumah kepada para siswaku untuk menuliskan harapan  mereka dgn topik, “Yang Saya Inginkan.”
Suami: “OK, tapi kenapa kamu menangis?”
‘Istri: “Hari ini sementara memeriksa catatan mereka, itulah yang membuat saya menangis.”
‘Suami ingin tahu: “Apa yang tertulis dalam catatan yang membuat kamu menangis?”
‘Istri:’ Dengarkan tulisan anak ini…
“Keinginan saya adalah untuk menjadi sebuah ponsel pintar.
Orang tua saya sungguh sangat mencintai ponsel pintar mereka.
Mereka peduli ponsel pintar mereka sehingga kadang-kadang mereka lupa untuk peduli kepada aku.  Ayah saya pulang dari kantor lelah, ia memiliki banyak waktu untuk ponsel pintarnya, tapi tidak bagi saya.
Ketika orang tua saya melakukan beberapa pekerjaan penting dan ponsel pintar berdering, dengan segera mereka mengangkat teleponnya, tapi tidak untuk aku, bahkan jika aku merengek menangispun.
Mereka bermain game di ponsel pintar, mereka tidak bermain dengan saya.
Mereka berbicara dengan seseorang di telepon pintar mereka, mereka tidak pernah mendengarkan saya bahkan sekalipun saya mengatakan sesuatu yang penting.
Jadi, keinginan saya adalah utk menjadi sebuah ponsel pintar.”
Setelah mendengarkan catatan anak murid itu,  sang suami tersentuh dan bertanya kpd istrinya yg guru itu, ‘Siapa menulis itu sayang?’.
Istri : “Anak kita sendiri!”
:'( :'( *Tear*
Cintailah anakmu setulus hati & perhatikanlah perkembanganya krn dia jauh lebih pintar dr HP paling canggih seklipun.
Copas WA tetangga.
(Kisah nyata The Reader’s Digest
artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)