KULIT LUAR TAK MENJAMIN APA – APA

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

Saat kuliah dulu aku punya banyak teman di fakultas yang laen. Yah aku sering bersama dengan mereka, bermain musik dgn mreka, keperpus bersama, nongkrong bersama dan banyak hal lainnya. Jika diingat punya kenangan tersendiri.

Pada satu hari yang terik kami duduk di bawah pohon halaman kampus. Kami ngobrol disitu. Sejenak perhatian aku fokus ke hal lain, sementara teman msh asik dgn candanya. Aku mlihat seseorang dari kejauhan. Jika dilihat dari gayanya mungkin dari teknik sipil. Orangnya urak-urakan, rambut gondrong brokoli. Pokoknya tidak ada yg enak di lihat darinya. Dalam pikiranku saat itu “Bagaimanalah orang tuanya melihat dia?”.

Aku jadi penasaran dan mengusik teman2ku sembari bertanya, “woi siapa itu? Ga enak x aku liat gayanya..”
Yang mana?Teman ku memblas.
Itu tuh yang berdiri disamping tiang itu yg rambutnya brokoli, kujawab kembali.
Ooo.. Yg itu! Anak teknik itu yan, knapa rupanya? Tanya teman ku. Ga ada sih, ga suka aja liatnya, sahutku.

Jangan salah kamu, gayanya aja yang seperti itu. Dia itu pintar dan berprestasi. Bahkan dia asisten salah satu dosennya.
Ah masa, jawabku heran.
Baiknya itu orangnya, sering juga membantu temannya dalam hal belajar. Bahkan banyak temannya nitip gambar padanya jika ada tugas menggambar. Ya tentunya dibayar donk. Dan kabarnya, mungkin dia bisa tamat dalam 4 tahun (suatu kebanggaan tersendiri jika bisa tamat 4 tahun dalam fakultas teknik saat itu). Dan yang lebih terkejutnya aku mendengar bahwa orang tuanya tidak pernah membiayai kuliahnya selama 3 tahun terakhir.

Aku terheran-heran mendengar crita temanku itu. Segala perasaan bercampur dalam pikiranku, perasaan berdosa, malu pada diri sndiri, menyesal. Ah ntah lah..

Dari kejadian itu aku belajar hal yang baru bahwa jangan terpaku pada kulit luarnya, kulit luar tidaklah menjamin apa apa.

Janganlah kita sekali-kali menilai orang dari luarnya saja, selami dahulu sebelum kita menilai. Dari penampilannya yang selengean, ternyata terpancar cahaya yang indah dalam hatinya, yang mampu mencerahkan hati orang tuanya.

Bukankah harta karun yang sesungguhnya tidak pada apa yang terlihat, melainkan pada apa yang tak terlihat..!??

Salam

artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)