Salah pergaulan, cerita seorang remaja gadis yang salah jalan.

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

Ada sekumpulan remaja yg
setelah berpesta narkoba mereka
Beramai-ramai melakukan seks bebas.
Sebulan kemudian salah satu dari
mereka ,seorang wanita diketahui ternyata positif hamil..
Tapi dia tak tahu siapa ayah biologisnya.

Orang tuanya tak mengetahui karena
sang gadis itu kuliah di luar kota.
Berbulan-bulan dia menyembunyikan
aibnya dengan sangat rapi..
bahkan rutinitas kampus pun terlewati.
Kelelahan fisik tak menjadi kendala
untuknya beraktivitas ..
Pelarian kelelahan pikirannya hanya dengan mengkonsumsi narkoba atau
clubbing bersama teman-temannya.
Lewat seorang teman,ia
memperoleh obat untuk menggugurkan
janin itu,namun beberapa kali meminum
Janin itu tak jua gugur.,sementara
untuk aborsi di sebuah klinik,
dia merasa tak nyaman dengan
berbagai pertanyaan yg dilontarkan.

Kepada orang tuanya si gadis selalu beralasan bahwa dia sibuk untuk beberapa bulan kedepan tak bisa
pulang menjenguk orang tuanya.
Sang gadis lalu pindah ke tempat kost
Ya lebih terpelosok..
Dan diusia yag kandungan ya baru 7
bulan, akhirnya seorang bayi perempuan lahir dengan bantuan seorang bidan desa.
Tak ada ucapan selamat,tak ada senyum kebahagiaan dari sekeliling,tak ada
harapan apalagi gambaran masa depan.
karena sekolahnyapun belum selesai.

Tak sadar air mata menetes
terbayang betapa orang tuanya yg sangat berpengaruh di masyarakat
sebagai seorang tokoh yg dikenal beragama dan sangat arif..
Terbayang pula betapa masyarakat
akan menggunjingkan hidupnya..keluarga besarnya..
Segala pikiran negatif berkecamuk di otaknya..
Dan entah kekuatan darimana tiba-tiba sang gadis itu khilaf , meletakkan bayinya pada sebuah kardus lalu membuangnya jauh
dari kostnya..
Dia berusaha menutup aibnya agar bisa
Kembali ke kampus dan kerumah orang tuanya, sayang akhirnya ada orang lain menemukan bayi tersebut dalam kondisi tak bernyawa.
Dan hanya selisih empat hari, kejahatannyapun terbongkar , sang gadis harus mempertanggungjawabkan perbuatannya bukan saja dimata keluarga namun masyarakat juga hukum yg berlaku.

Orang tua gadis tersebut sangat shock,
sang ayah mendadak stroke dan keluarga besarnya kini menutup diri dari lingkungan dan segala aktivitas yg berbau sosial ataupun keagamaan..

»»
Belakangan ini sering sekali ramai pemberitaan tentang:
”bayi yg dibunuh,bayi yg dibuang,seorang anak yg disiksa..
atau segala kekerasan fisik yang
terjadi pada anak diusia dini..
Mirisnya manusia sekarang ini,
entah remaja atau dewasa dibelahan dunia ini sudah tak perduli dengan kehidupannya..
Pergaulan bebas ,seks bebas,narkoba
sudah bukan hal asing lagi..
Terkadang beban terbesar tentunya adalah orang tua yg telah berusaha mendidik dengan baik disertai agama yg kuat..namun tetap tak bisa menjamin kebaikan..
Mengontrol anak diusia pra dewasa sebaiknya bukan masalah agama saja namun masukanlah etika moral
sehingga menjadi dasar pula untuk pergaulannya yg diluar
kontrol keluarga..
Agama dan KEBAJIKAN adalah dua hal penting untuk mendasari pola pikir manusia dalam hubungannya dengan sesama dan penciptaNYA.
Tak ada kata terlambat untuk perubahan
kearah kebaikan apalagi untuk anak-anak
dimasa perkembangan

SALAM KEBAJIKAN

artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)