Saya belajar… …bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.

Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)

Saya belajar…

…bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.

…bahwa butuh bertahun – tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya.

…bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat, justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta orang yang begitu perhatian kepada saya.

…bahwa sebaik – baik pasangan itu, mereka pasti pernah melukai perasaan saya dan untuk itu saya harus memaafkannya.

…bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain, kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus.

…bahwa saya tidak dapat merubah orang yang saya sayangi tetapi semua itu bergantung pada diri mereka sendiri.

…bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya tetapi saya harus bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan.

…bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda tetapi kadang dari sudut pandang yang berbeda.

…bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki tetapi yang penting siapa saya ini sebenarnya.

…bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati.

…bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya.

…bahwa saya punya hak untuk marah tetapi bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis.

…bahwa orang – orang yang saya kasihi sering diambil segera dari kehidupan saya.

…bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik.

…bahwa persahabatan sejati tumbuh walaupun dipisahkan oleh jarak yang jauh. Dan beberapa diantara nya melahirkan cinta sejati.

Have a blessed weekend 🙂

artikel bersangkutan
Apakah anda menyukai tulisan ini? bagikan dengan teman anda. :)